Ibu Sumarni, Perempuan Penyintas Penggerak Samporoa Mombine
“Tempat tidur sudah berserakan. Segala sesuatunya jatuh. Pintu bangsal terkunci, sehingga harus didobrak supaya kami bisa menyelamatkan diri. Kami berlarian di lorong bangsal Rumah Sakit, berusaha melarikan diri. Kaca-kaca pecah.…