• Post author:
  • Post category:Blog
  • Post comments:0 Comments

PALU — Upaya mendorong dunia kerja yang lebih inklusif di Kota Palu mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Palu. Tiga perusahaan menerima penghargaan atas komitmen dan kontribusinya dalam menyediakan akses kerja bagi penyandang disabilitas.

Penghargaan tersebut diberikan pada Selasa malam (29/9/2026) dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-48 Kota Palu. Tiga perusahaan yang menerima penghargaan tersebut yakni PT Millenium Gen Mandiri, PT Midi Utama Indonesia Tbk. Branch Palu, dan PT Baity Syahadah Persada (Syahadan Palu).

Penghargaan diberikan atas komitmen dan kontribusi perusahaan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas serta menyediakan akses kerja yang inklusif di Kota Palu.

Komitmen tersebut tercermin dari praktik ketenagakerjaan masing-masing Perusahaan. PT Midi Utama Indonesia Tbk. (Alfamidi Branch Palu) mempekerjakan 29 penyandang disabilitas dari total 2.482 karyawan, terdiri atas 17 rungu wicara, 9 daksa, 2 grahita, dan 1 netra. PT Baity Syahan Persada mempekerjakan 4 penyandang disabilitas dari total 10 karyawan, terdiri atas 2 rungu wicara dan 2 daksa. Sementara PT Millenium Gen Mandiri mempekerjakan dua penyandang disabilitas, netra dan daksa, serta mendukung keberadaan OPDis Rumah Merah Putih Komunitas Difabel Berkarya.

Praktik tersebut dinilai turut mendukung implementasi PP Nomor 31 Tahun 2026 dan Perda Kota Palu Nomor 10 Tahun 2023 guna mewujudkan kemandirian ekonomi serta lingkungan kerja yang adil, setara, dan non-diskriminatif.

“Semoga prestasi ini terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi dunia usaha dalam membangun Kota Palu yang inklusif, maju, dan ramah untuk semua,” demikian pesan yang tercantum dalam piagam penghargaan.

Pemberian penghargaan ini tidak terlepas dari proses membangun kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, dan kelompok penyandang disabilitas.

Yayasan Sikola Mombine bersama NLR Indonesia turut mendorong terbukanya ruang dialog dan kolaborasi dengan sektor usaha sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di Kota Palu.

Keterlibatan dunia usaha juga menjadi penting karena lingkungan kerja merupakan salah satu ruang yang menentukan sejauh mana penyandang disabilitas dapat memperoleh kesempatan yang setara.

Penghargaan kepada tiga perusahaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi, tetapi menjadi bagian dari proses membangun praktik ketenagakerjaan yang inklusif di Kota Palu.

[End]

Penulis: Satrio Amrullah| Editor: Satrio Amrullah

Tinggalkan Balasan